Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Ilustrasi Pekerjaan proyek perbaikan jalan oleh DPUP ESDM DIY/JIBI-Harian Jogja-Gigih M.Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman terus mempersiapkan infrastruktur jelang arus mudik Lebaran 2018. Namun demikian selama Arus mudik dan arus balik tahun ini tercatat terdapat enam ruas jalan kabupaten yang tidak dapat dilalui karena masih dalam perbaikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Sleman, Sapto Winarno, menyebut ada enam jalan yang ditutup. Enam ruas jalan itu di antaranya adalah Jalan Cemoro-Mresan di Dusun Pisangan, Sumberejo, Tempel; Jalan Kayuhan-Brayut di Dusun Brengosan, Pendowoharjo, Sleman; Jalan Banteng-Mlandangan di Dusun Manukan, Condongcatur, Depok; Jalan Nglengkong-Losari di Desa Sambirejo, Prambanan; serta Jalan Suluh-Singlar, di Argomulyo, Glagaharjo, Cangkringan.
Keenam ruas jalan tersebut saat ini masih diperbaiki untuk peningkatan jalan dan perbaikan jembatan. Total ada empat jembatan dan dua ruas jalan yang diperbaiki. Terhitung penutupan sudah mulai pada 27 April 2018 dan baru dibuka kembali pada 27 November 2018. "Penutupan ruas jalan ini karena ada peningkatan. Kami sudah menyiapkan ruas pengalihan. Untuk perbaikan jembatan, jalur ditutup kecuali untuk warga setempat," katanya, Kamis (7/6/2018).
Dia mencontohkan untuk ruas jalan yang dialihkan seperti di Jalan Nglengkong-Losari. Untuk menuju Ledoksari ke Gayamharjo atau sebaliknya, pengendara dialihkan melalui jalur Piyungan-Prambanan. Sedangkan untuk Jalan Kayuhan-Brayut, pengendara yang hendak ke Pulowatu dan Candikarang dialihkan ke jalur yang berada di sebelah selatan.
Menurut Sapto, meski saat ini pembangunan masih berlangsung, tetapi untuk sementara pengerjaan dihentikan pada H-7 menjelang Lebaran. Selain karena sesuai ketentuan semua proyek pemerintah harus berhenti, hal ini menurut Sapto juga untuk memberikan waktu libur dan kesempatan bagi pekerja untuk merayakan Lebaran. "Proyek akan berhenti memberi kesempatan pekerja untuk Lebaran. Yang penting tidak melebihi waktu kontrak yang telah ditentukan," ujar Sapta.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman, Mardiyana, mengatakan menjelang arus mudik Lebaran 2018 jajarannya sudah melakukan persiapan. Pemasangan rambu lalu lintas baik portabel ataupun permanen akan dilakukan sebagai petunjuk arah jalur alternatif. "Ada 25 rambu lalu lintas portabel yang akan kami pasang sebagai petunjuk jalur alternatif. Selain itu juga ada penambahan lampu penerangan jalan di sejumlah titik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.
Daftar makanan penyeimbang hormon wanita seperti sayuran hijau, yoghurt, dan flaxseed. Bantu atasi stres, jerawat, hingga gangguan menstruasi.
Pemkab Sleman siapkan PAW lurah di 5 kalurahan. Raperbup segera disahkan sebagai dasar hukum pelaksanaan Pilur antar waktu 2026.
Delegasi internasional ramaikan CFD Klaten dalam rangka KLIC Fest 2026, promosikan wisata dan ekonomi kreatif daerah.